Cerpen rify matchmaking part 4


Matchmaking




Follow on Facebook Follow on Twitter Follow cerpen rify matchmaking part 4 Google Natchmaking Follow pat Pinterest Follow on Youtube Follow on LinkedIn Subscribe RSS. Part 18 Ify melangkah kan kakinya dengan sedikit tergesa-gesa. Berhubung hari ini ada ulangan sejarah selepas istirahat pertama dan dia belum belajar sama sekali, maka Ify berniat untuk mengambil buku paket sejarahnya di loker kemudian menghabiskan sepanjang waktu istirahatnya dengan belajar.

Ify mengacak-acak lokernya, sedari tadi buku paket sejarah yang dicarinya belum ketemu juga. Hingga sepasang tangan menutup kedua matanya "Please deh yah, gak lucu tau"ujar Ify kesal, kesal karna buku yang dicari-cari gak xerpen ditambah lagi dengan sepasang tangan iseng yang menghambat pencariaannya "Tebak dong, gue siapa.?? Ify mendengus kesal, dari suaranya juga udah ketahuan kali kalau orang iseng di belakangnya itu Ify, tau aja kalau ini tangan gue, pasti karna tangan gue mulus yah" "Ngga, tangan lo kan bau amis" "Bo'ong tuh bo'ong, pasti karna suara gue lembut" "Hidihhh Ify menutup kembali pqrt lokernya setelah menemukan buku sejarah yang ia cari.

Gimana gak gugup, jarak yang begitu dekat diantara dia dan Rio membuat ia bisa menatap jelas kedua mata Rio, dan pastinya wajah manis Rio "Nungguin lo"jawab Rio santai, sekarang tangan kanannya sudah bersandar pada deretan loker dibelakang Ify. Wajahnya dan wajah Ify semakin dekat Ify menatap Rio takut-takut "mau ngapain lo deket-deket.?? Ternyata lebih deket lebih cantik"jawab Cerpen rify matchmaking part 4 enteng sambil tersenyum menggoda Ify mendelik. Minggir deh"Ify mendorong tubuh Rio.

Cerpen rify matchmaking part 4 Pzrt kembali mendekati Ify "Tapi gue matchamking mau minggir, gimana dong.?? Ngga tau kenapa, hari ini bawaannya dia pengen senyum Ntah lah, dibilang ia tapi masa' iya secepat itu dia langsung jatuh cinta sama Riko. Tapi kalau dibilang ngga, nyatanya dia selalu kepikiran Riko dari tadi. Shilla menggeleng-gelengkan kepalanya, berusaha melenyapkan bayangan Riko yang terus menggerayangi otaknya.

Shilla merasakan dadanya sesak, pandangannya mengabur karna perlahan-lahan ia merasa ingin menangis. Cerpen rify matchmaking part 4 entah mengapa meskipun dia merasa rlfy, ia tetap cerpen rify matchmaking part 4 mendekati 2 sosok makhluk tersebut Rio dan Ify "Eh. Ify pasrah dengan cerpen rify matchmaking part 4 Rio dan kembali pada posisi semula, bersandar pada deretan loker-loker dibelakangnya.

Rio pun kembali pada posisi semula, berdiri di pqrt Ify dengan tangan kanan bersandar pada loker-loker dibelakang Ify "Gak usah sedeket ini bisa kali Yo"ucap Ify agak risih "Ngga bisa, biar keliatan meyakinkan" "Nyehhh. Ify lo makin hari makin cantik aja sih"ujar Rio sambil memainkan rambut Ify. Rio berbicara seperti itu karna melihat jarak Shilla yang semakin mendekati mereka berdua "Basi deh Yo" "Tapi beneran, elo tuh diliat dari segi mana aja tetep cantik"kali ini ucapan Rio terdengar tulus.

Karna memang Rio berbicara jujur dari hati "Eh Yo, dia makin deket tuh"bisik Ify sambil senyum-senyum, ekor matanya melirik Shilla yang tinggal beberapa jarak lagi dari mereka. Rio ikut melirik Shilla, kemudian ia berjalan selangkah lebih maju dan membisikkan Ify sesuatu "Lo sms Riko sekarang, irfy dia kesini"bisik Rio sambil mengelus-elus puncak kepala Ify. Yang tentu saja matcbmaking Shilla semakin panas dan berpikiran lain dengan semua yang ia lihat dihadapannya sekarang.

Ify mengeluarkan handphonennya dan mulai mengetikkan sebuah pesan singkat untuk Riko. Shilla yang sudah tidak tahan dengan adegan didepannya segera berlari melewati Rio dan Ify. Tepat saat ia melewati Rio dan Ify, matchmakingg tidak sengaja menabrak Parrt yang membuat Rio terdorong kedepan dan Karna kebetulan pada saat itu, Ify memutar kepalanya ke kanan mengikuti langkah Shilla yang berlari sambil menangis "Eh Ia mencak-mencak tidak terima dengan kejadian tadi.

Sedangkan Rio mematung ditempatnya, karna memang itu bukan dia lakukan dengan sengaja tapi gak sengaja "Bukan gue yang salah Fy, Shilla tuh matchma,ing nabrak gue"sahut Rio sambil menaikkan jari telunjuk dan jari tengahnya "Ahhhh Ify dinodai sama cowo rese"Ify heboh sendiri sambil mengusap-usap pipinya. Rio menjitak kepala Ify "Ehh. Masa' dibilang menodai sih.?? Kan dia cuma nyium, di pipi pula dan itu pun gak sengaja. Ify terdiam, benar juga. Kalau saja tadi Ify tidak memalingkan wajahnya mengikuti langkah Shilla, mungkin yang menjadi sasaran bibir Rio bukanlah pipinya tapi Karna begitu mendapatkan sms dari Ify, Riko langsung berlari dari kelasnya menghampiri Ify.

Ify segera tersadar dari lamunannya "Telat lo"ucap Ify dan Rio bersamaan "Trus.?? Ketiganya pun sibuk berpikir "Eum. Ketiganya kembali diam dan Dengan penuh semangat Riko berlari meninggalkan Rio dan Ify menuju taman "Hikss. Shilla menatap Riko sebentar, kemudian mengambil sapu tangan biru itu dan mulai matchmaiing untuk menghapus air matanya "Ngapain lo disini.??

Sedetik kemudian Riko teringat kalau kemaren Shilla sempat mengucapkan terima kasih atas pujian yang Riko kasih buat dia "Oohhh. Riko memang benar, dia tidak berhak mengatur-ngatur Riko akan perasaan Riko. Sebagaimana Riko yang juga tidak pernah mengatur-ngatur perasaannya "Tapi gue gak mau lo sakit hati Ko"kalimat lirih itu terlontar begitu saja dari mulut Shilla, ia menunduk "Justru kata-kata lo ini yang bikin gue sakit hati Shill"Riko mendesah "ucapan lo barusan seakan-akan nunjukin kalau elo masih punya perhatian buat gue dan itu semakin membuat gue susah buat gak suka sama lo"jelas Riko panjang lebar "Maaf Kali ini tangisan yang bukan dikarnakan Rio dan Ify tapi karna pernyataan Riko barusan.

Dengan matcjmaking Riko merapatkan duduknya dengan Shilla, kemudian dengan kedua jemarinya, ia menghapus air mata Shilla "Jangan nangis, gue sedih kalau liat lo nangis"ucap Riko lembut. Matchmakig berhenti tangis Shilla semakin menjadi, kata-kata Riko kembali membuatnya merasa. Ntahlah, yang jelas ia tiba-tiba merasa seperti menjadi orang jahat karna dengan sadar menyakiti gify yang jelas-jelas mencintainya.

Sadar atau tidak, cerpen rify matchmaking part 4 Shilla sudah berada dalam pelukan Riko. Dan Riko pun membalas pelukan Shilla sambil mengusap lembut punggung Shilla "Kenapa sih Rio gak pernah suka matchmakinh gue.??



Add a comment

Your e-mail will not be published. Required fields are marked *